Yatim Mandiri Adakan Diklat Kewirausahaan Bagi Anak Yatim

Sekitar 10 anak yatim yang tergabung dalam Komunitas Anak Yatim ini patut berbahagia. Pasalnya, selama delapan bulan ke depan, mereka akan mendapatkan pelatihan kewirausahaan. Konsultan Teknis Peac Bromo, Fathul Mubin, selaku koordinator kegiatan, mengungkapkan, program ini dikhususkan untuk anak yatim.

Pelatihan entrepreneursip ini memiliki tujuan pembinaan anak yatim yang ‘’kurang beruntung’’ secara ekonomi. Selain itu, melatih anak yatim untuk berkarya dan mandiri. ‘’Saat ini kami sedang melatih cara beternak kambing kepada peserta,’’ ujarnya saat ditemuikotatuban.com, Senin (15/10). Saat disinggung kenapa pilih ternak kambing, dia menuturkan kebutuhan kambing dimasyarakat cukup tinggi.

Selain itu, juga prospek kambing saat ini cukup positif. Hal ini terbukti dari kenaikan harga kambing dari tahun ketahun terus mengalami kenaikan.‘’Harga kambing pertahun bisa naik 20-25 persen’’ ungkap pria lajang ini.

Menurutnya, para anak yatim ini selain diberikan pelatihan cara berternak kambing yang bagus, juga diajarkan cara membuat makanan kambing.Makanan yang dibuat berupa kosentrat atau fermentasi buatan, makanan kambing ini terbuat dari limbah pertanian seperti, kangkung, kulit kacang, onggok kedelai, dan berbagai limbah pertanian lainnya. Selain itu, juga diajarkan menejemen penggelolaan usaha, dan menejemen keuangan. ‘’Banyak lagi materi yang diajarkan,’’ tandasnya. Pelatihan yang diadakan di Desa Sumberrejo Kecamatan Rengel ini, diikuti peserta dari berbagi daerah seperti Pasuruan, Bojonegoro, dan Tuban. Menurutnya, paska pelatihan para anak yatim ini akan diberikan akses permodalan. Dana untuk anak yatim ini berasal dari Yayasan Yatim Mandiri. ‘’Diharapkan setelah pelatihan ini para anak yatim akan menjadi pengusaha yang sukses,’’ tuturnya. (duc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Protected by WP Anti Spam