Sisi Lain Perpustakaan Desa Sebagai Sarana Kampanye Calon Kepala Desa

Nama                        : PALAH

E-mail                       : palah.fasilitator@gmail.com

Jabatan                    : Fasilitator Perpuseru Sukabumi

1 palahCoba Anda bayangkan sebentar. Anda sedang berada di padang pasir. Panasnya menyengat tubuh Anda. Beruntung Anda membawa 3 botol penuh air.

Dalam perjalanan yang menguras keringat, ditengah jalan anda bertemu dengan seseorang yang berjalan tertatih-tatih dengan karung yang diseretnya. Bibirnya kering, tubuhnya tak sanggup lagi tegak berdiri, serta mata yang nanar gara-gara kepanasan.

Waktu bertemu, dia bertanya pada anda apakah anda punya air. Dia meminta air dan akan menukarkannya dengan sekarung koin emas yang dibawanya.

Anda menerima tawaran itu. Sebotol air anda serahkan kepadanya dan ditukar dengan sekarung penuh koin mas bernilai Rp. 100 juta. Botol air yang diterimanya langsung diteguk dan dia amat berterima kasih pada anda karena bersedia memberinya air dan kemudian melanjutkan kembali perjalanannya. Sementara anda membawa pulang sekarung penuh koin emas yang berharga.

Cerita di atas menggambarkan bagaimana program anda sukses dibuat. Orang yang kehausan adalah target kita yang potensial yaitu pengelola perpustakaan desa dan masyarakat. Dia target potensial karena dia sedang kepanasan dan sangat membutuhkan air yang anda miliki.

Tanpa air yang anda punya, dia akan berada dalam masalah besar. Bukan hanya terserang dehidrasi, tapi nyawanya sedang terancam.

Maka ketika anda membawakan solusi yang dibutuhkan, dengan senang hati dia akan memberikan apa yang dimilikinya. Uang yang diberikannya sebanding dengan problem yang bisa anda atasi.

Tiga botol adalah program yang diberikan oleh Coca Cola Foundation (CCFI), PT. Peacbromo dan Perpuseru. Kehadiran mereka bagaikan semburan air di padang pasir yang siap membangkitkan harapan tanah yang kering.

Karung yang diseretnya adalah ibarat tugas perpustakaan yang diemban oleh pengelolanya. Begitu berat dan besarnya situasi yang dihadapi perpustakaan. Di satu sisi dia harus menyesuaikan perannya dengan pesatnya perkembangan teknologi. Di sisi lain dia menghadapi posisi yang serba terbatas.

Waktu yang dia luangkan untuk perpustakaan dan mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh PerpuSeru adalah bagaikan emas yang sangat berharga.

Sedang Anda adalah Fasilitator Perpuseru Pembawa 3 botol air itu. Walaupun tugas begitu berat untuk memfasilitasi dan mendampingi mereka. Namun hal ini adalah kesempatan emas dan tugas yang mulya. Tugas yang mampu membangkitkan harapan. Tugas yang membawa pesan perubahan agar kelak apa yang kita lakukan menjadi catatan amal baik yang bermanfaat dunia dan akhirat.

Begitulah barangkali gambaran dari perpustakaan desa Batununggal Sukabumi saat ini.

Perpustakaan Desa Batununggal adalah salah satu dari 10 desa yang ada di Kecamatan Cibadak dan dari 386 desa yang ada di Kabupaten Sukabumi. Dengan jumlah penduduk  7.222 jiwa yang terdiri dari 3.579 perempuan dan 3.643 laki-laki Desa Batununggal memiliki potensi alam yang sangat strategis bagi pengembangan perpustakaan. Desa ini terletak di kaki Gunung Walat Sukabumi atau sekitar 10 kilo meter dari ibukota Kota Sukabumi dan sekitar 80 km dari ibu kota Kabupaten Sukabumi.

Penduduk desa Batununggal ini mayoritas berprofesi sebagai petani, pelaku usaha dan buruh pabrik.

Salah satu aspek yang menarik perhatian adalah eksistensi pemuda. Di Desa Batununggal pemuda memegang peranan sentral dalam berbagai hal. Salah satu contoh ketika Desa mau menyelenggarakan kegiatan, maka penggerak utamanya adalah pemuda.

Dari sekian banyak pemuda yang ada di Desa Batununggal ada 3 tokoh pemuda yang memegang peranan penting sebagai pemeran utama dalam mengembangkan desa. Mereka adalah Kang Saeful Zaman, Kang Sofyan Triadi dan Kang Arman Triadi. Ketiga sosok inilah salah satu kunci keberhasilan Desa Batununggal dalam berbagai kegiatan selama ini.

Kebetulan Desa Batununggal merupakan salah satu desa dari 5 desa yang mendapatkan bantuan program dari Coca Cola Foundation Indonesia (CCFI) melalui Prgram PerpuSeru. Bantuan yang mereka terima berupa pelatihan-pelatihan, komputer 3 unit, internet dan pendampingan dari Fasilitator Perpuseru.

Setelah mengikuti pelatihan Komputer dan Internet tepatnya pada tanggal 12-13 Nopember 2014 dan Pelatihan Strategi Pengembangan Perpustkaan Berbasis Teknologi Informasi tanggal 8-11 Desember 2014 yang diselenggarakan oleh PerpuSeru, ketiga orang ini merasa termotivasi untuk melakukan terobosan dalam mengembangkan perpustakaan desa.

Pada awalnya mereka belum pernah melakukan kegiatan di perpustakaan karena mereka anggap bahwa perpustakaan hanya memfasilitasi masyarakat untuk mengakses buku-buku yang ada di perpustakaan.

Namun setelah mengikuti pelatihan, Disanalah  awal kesuksesan mereka dalam mengembangkan perpustakaan. Dengan bekal pengalaman mengolah masyarakat dan pengetahuan yang mereka dapatkan selama proses pelatihan. Mereka langsung cepat bergerak dengan melakukan rapat-rapat dan kegiatan pelibatan masyarakat.

Tidak mereka sadari, bahwa dibalik semua yang mereka lakukan ternyata memikat perhatian sejumlah orang dimasyarakat termasuk calon kepala desa.

Konon katanya pada bulan Juni 2015 mendatang Desa Batununggal akan mengadakan pesta demokrasi untuk memilih kepala Desa Baru. Mulai Bulan Desember ini adalah momen bagi mereka untuk melakukan kampanye kepada masyarakat mengingat jabatan Pak Kades sekarang berakhir pada tanggal 19 Januari 2015.

Melihat realita di masyarakat bahwa yang memegang peranan penting di desa itu yaitu pemuda binaan perpustakaan desa. Hal ini terlihat ada potensi besar untuk dijadikan sebagai saran kampanye pilkades. Setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh perpustakaan desa antara lain pelatihan-pelatihan, bazar, advokasi dan lain-lain, saat itu pula calon kepala desa menghadiri kegiatan.

Mengapa perpustakaan desa kali ini memiliki magnet yang besar bagi kehadiran calon kepala desa?

Calon kepala desa merasa butuh dukungan perpustakaan. Pertama perpustakaan memiliki kegiatan yang selalu melibatkan banyak masyarakat. Memang wajar kelompok masyarakat yang dilibatkan oleh pengelola perpustakaan desa adalah masyarakat yang menjadi sasaran program perpuSeru yaitu pemuda, perempuan dan wirausaha.

Coba bayangkan setiap minggu para pemuda di desa Batununggal mengadakan kegiatan di desa dengan melibatkan perwakilan pemuda dari setiap RW. Semakin hari jumlah pemuda yang terlibat di desa semakin meningkat mengingat kegiatan yang diselenggarakan didesa selalu memikat dan memberikan manfaat kepada mereka.

Kedua, adalah perempuan. Pengelola perpustakaan desa menyelenggarakan juga kegiatan yang memfasilitasi kebutuhan ibu-ibu rumah tangga. Dalam sebuah keluarga bahwa kaum ibu mempunyai peranan yang besar dalam mempengaruhi keluarga.

Selain itu, perpustakaan desa Batununggal menghimpun para pengusaha keacil yang ada di desa itu. Mereka diberi informasi bahwa di perpustakaan desa Batununggal sudah mempunya 3 unit komputer yang bisa membantu mengembangkan usaha mereka. Mereka tidak perlu repot-repot keliling berdagang. Kini mereka bisa cerdas memanfaatkan internet untuk mempromosikan usaha mereka.

Itulah barangkali yang menarik perhatian calon kepala desa termasuk kepala desa yang sekarang sedang menjabat Bapak Hadi Hermawan. Pak Kades merasa terbantu dengan kehadiran PerpuSeru ini.

Dia begitu senang melihat perkembangan perpustakaan saat ini. Kegiatan yang bervariasi ternyata mampu menarik perhatian masyarakat untuk datang ke desa. Selain itu juga dengan kegiatan pelibatan masyarakat memudahkan dia untuk berkomunikasi langsung dengan masyarakat. Dia tak perlu capek-capek blusukan ke masyarakat. Sehingga dia lebih menghemat anggaran kampanye.

Kini Pak Kades merasa terbantu dan mesasa penting untuk menambah anggaran perpustakaan desa tahun depan agar masyarakat lebih menikmati manfaat kehadirannya.

Dengan demikian saat ini perpustakaan membawa harapan baru bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.

Cerita ini terinspirasi oleh pernyataan kang Saeful Zaman “bahwa calon Kepala Desa yang memegang perpustakaan dialah yang akan menang dalam pemilihan. Moga saja…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Protected by WP Anti Spam