PRODUK KERAJINAN: LLP-KUMKM Ekspor Perdana Ke Hong Kong

Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LLP-KUMKM) melakukan ekspor perdana berbagai produk kerajinan ke Hong Kong, sekaligus menandai era kebangkitan lembaga di bawah Kementerian Koperasi dan UKM tersebut.

Pelaksanaan ekspor perdana ditandai dengan pemecahan kendi ke badan truk kontainer oleh Menterri Koperasi dan UKM SJarifuddin Hasan di halaman parkir Gedung UKM Gallery, kompleks SME Tower, Jakarta Selatan, Rabu (19/12).

”Agar ekspor ini berkerlanjutan, yang perlu diperhatikan adalah keinginan dari konsumen di negara tujuan. Termasuk bentuk, warna, dan harga harus disesuaikan,” ujar Sjarifuddin Hasan sebelum meresmikan keberangkatan truk kontainer.

Menurut dia, hal kedua yang harus diperhatikan produsen di bawah koordinasi LLP-KUMKM adalah, komoditas yang diproduksi harus sesuai pula dengan kebutuhan masyarakat negara tujuan.

Saat produk kerajinan diekspor ke Hong Kong,intinya adalah bahwa produk yang dihasilkan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) tersebut sudah mampu merambah pasar global. Tidak hanya menjadi keperluan masyarakat Indonesia.

Sjarifuddin Hasan meminta kepada LLP-KUMKM agar memperhatikan kualitas produk kerajinan yang dihasilkan UKM perajin dari berbagai daerah. Berbagai produk kerajinan itu selama ini dipamerkan dan dipasarkan di Gedung SME Tower pada tiga lantai.
Bersamaan peluncuran ekspor perdana produk kerajinan unggulan UKM, Sjarifuddin  juga meresmikan Gebyar Kreasi Seniman Jalanan dan Pesta Kuliner. Acara tersebut berlangsung hingga 21 Desember 2012.

 

”Perluasan ekspor produk kerajinan tangan harus didorong untuk meningkatkan devisa negara. Oleh karena itu kesiapan UKM untuk akses pasar ekspor juga perlu ditingkatkan melalui program pendampingan danpengembangan produknya.” tegasnya.
Dia menyadari tanpa pendampingan konsultan internasional, ekspor LLP-KUMKM sulit dilaksanakan.  Ke depan, ekspor ini akan dilaksanakan secara berkala, karena pasar yang dituju sudah pasti. Untuk itu Sjarifuddin Hasan meminta tim LLP bekerja lebih optimal.

 

Khusus acara Gebyar Seniman Jalanan yang digabung demean pesta kuliner, merupakan salah satu bentuk apresiasi pemerintah terhadap kreativitas mereka sehingga diberi momentum untuk menampilkan hasil kreasi mereka melalui event itu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Protected by WP Anti Spam