PNM Dorong Nasabah Bersinergi

1435225275

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero mendorong para nasabah untuk bersinergi satu sama lain. Sebab, kata Executive Vice President PNM, Arief Mulyadi, kerja sama itu akan memudahkan segalanya bagi semua pihak.

Baik untuk mencari bahan baku maupun jaringan pemasaran. Misalnya, perusahaan katering bekerja sama dengan peternak ayam dan telur.

Atau peternak ayam dan telur bersinergi dengan perusahaan pakan ternak. Di situ, perusahaan katering akan mudah mendapatkan telur atau daging untuk bahan baku. Demikian pula dengan sinergi perusahaan lainnya.

Menurut Arief, sinergi itu tidak hanya perusahaan di dalam kota, tapi juga di luar kota, bahkan di luar pulau, terutama untuk jaringan pemasaran.

Misalnya, masyarakat Lhokseumawe Aceh yang membutuhkan kain batik bisa mendatangkan dari Solo, demikian juga sebaliknya, warga Solo bisa mendatangkan produk dari Aceh yang di kotanya tidak diproduksi. PNM akan memfasilitasi jaringan kerja sama seperti ini.

”Untuk memudahkan jaringan kerja sama itu, PNM akan membentuk klasterisasi teritorial para debitur berdasar jenis dan potensi usaha,” kata dia ketika menjadi pembicara dalam acara sosialisasi di Solo, Sabtu (8/8).

Lebih lanjut Arief mengatakan, saat ini PNM terus menggenjot program pengembangan kapasitas usaha (PKU). Salah satu faktor yang melandasi pelaksanaan PKU, karena pada umumnya pelaku UMK belum dapat melaksanakan usaha dan produksinya secara optimal.

Baik karena masalah modal kerja, minimnya teknologi, dan terbatasnya akses pasar. ”Harapan kami, PKU ini dapat meningkatkan kompetensi sumber daya manusia pelaku UMK. Khususnya dalam melakukan pemasaran hasil usaha mereka.”

Pencapaian Kinerja

Dalam kesempatan itu, juga diungkapkan soal pencapaian kinerja pembiayaan PNM cabang Solo. Hingga Juli 2015, BUMN itu mencatatkan total outstanding pembiayaan sebesar Rp 140,8 miliar dengan total nasabah penerima manfaat pembiayaan sebanyak 2.422 nasabah.

Secara kumulatif sejak 2012, PNM cabang Solo telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 522,8 miliar dengan total nasabah sebanyak 8.452 nasabah.

”Kondisi persaingan yang semakin ketat, menuntut kejelian para pelaku UMKM untuk lebih kreatif dalam melakukan terobosan pemasaran.

Karena itu, kami tidak hanya memberikan dukungan berupa modal usaha, tetapi juga membekali pelaku UMK program pembinaan dan pembinaan,” kata dia.

Sementara itu, Anggota Komisi VI DPR, Aria Bima mengaku mendukung penuh apa yang dilakukan PNM dalam mengembangkan pelaku UMK. Harapan saya dan juga anggota lainnya, PNM harus lebih gencar menggalakan aktivitas program pengembangan.

‘’Kapasitas usaha seperti ini bukan hanya di kota besar, bahkan harus menjangkau sampai ke pelosok daerah yang belum tersentuh lembaga perbankan.a (G8-76)

sumber: suaramerdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Protected by WP Anti Spam