Perpustakaan Desa Menjadi Pusat Belajar

Selain untuk meminjam dan membaca buku, perpustakaan desa akan dijadikan sebagai tempat untuk berkegiatan produktif.

“Sehingga dari perpustakaan masyarakat mampu menemukan cara untuk meningkatkan kualitas hidup,” ujar Ahmad Fajri Nida, relawan perpustakaan dan pendamping masyarakat, asal Desa Kalisabuk-Kesugihan, kemarin.

Masyarakat bisa menambah ilmu dan berkegiatan di Perpusdes yang kini baru ada di beberapa desa di Cilacap. Selain itu bisa meningkatkan kualitas masyarakat, karena di perpusdes ini berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Hal ini sesuai dengan Program Perpustakaan Seru (PerpuSeru), yang merupakan program pengembangan perpustakaan yang bertujuan untuk menjadikan perpustakaan menjadi  pusat belajar masyarakat yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Dari 70 perpustakaan desa dan 6 Taman Baca Masyarakat (TBM) di 21 Kabupaten dan kota yang mendapatkan program ini.

Di Cilacap ada tiga perpusdes yang akan dikembangkan menjadi pusat kegiatan masyarakat, yakni, Perpusdes Mrenek Kecamatan Maos, Perpusdes Adipala Kecamatan Adipala dan Perpusdes Mulyadadi Kecamatan Cipari. Dalam Pelaksanaannya, PerpuSeru didampingi tim fasilitator seperti Ahmad Fajri Nida, Khabib Alia, dan Budi Setyono.

sumber : http://satelitnews.co

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Protected by WP Anti Spam