KREDIT UKM: Bank wajib salur 20% untuk UKM bisa picu kredit bermasalah

Rencana Bank Indonesia mewajibkan perbankan memiliki portofolio kredit usaha kecil minimum 20% sebagai syarat ekspansi usaha dinilai terlalu memaksakan diri sehingga dikhawatirkan bakal memicu kredit bermasalah.

Dirut Bank Ina Perdania Edy Kuntardjo menyampaikan bahwa ketentuan bank sentral yang mewaajibkan memiliki portofolio kredit usaha kecil minimal 20% bakal kembali pada era kredit usaha kecil (KUK).

“UMKM kembali ke jaman KUK, jadi akhirnya pat gulipat,” ujarnya kepada Bisnis, hari ini(30/11).

Dalam acara tahunan, Bankers Dinner 2012, Gubernur BI menyampaikan bahwa akan menerbitkan ketentuan bank menyalurkan kredit UMKM minimal 20% apabila ingin membuka cabang baru.

Edy menyampaikan apabila ketentuan itu dipaksakan bakal mendorong bank yang tidak memiliki keahlian atau infrastruktur pada UMKM meninggalkan sisi kehati-hatian dalam menyalurkan kredit. “Nanti akan diakali.”

Dia mencontohkan BTN yang lini bisnisnya di perumahan tidak memiliki infrastruktur UMKM. “Jadi jangan dipaksakan UMKM-nya, cukup dikendalikan pada penyusunan RBB (rencana bisnis bnk). Kalau sektor UMKM bagus ya bank pasti rebutan,” paparnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Protected by WP Anti Spam