Kongres Tetapkan 12 Agustus Sebagai Hari UMKM

Kongres Tetapkan 12 Agustus Sebagai Hari UMKM

JAKARTA – Ketua Umum Asosiasi BDS Indonesia (ABDSI), Samsul Hadi beserta delegasi DPN ABDSI, Rabu, 16 Juni 2016, melakukan kunjungan ramah tamah ke kediaman Ibu Meutia Hatta, dalam rangka menyampaikan hasil Kongres Nasional UMKM dan Temu Nasional Pendamping UMKM Kedua yang telah dilaksanakan pada 25-26 Mei 2016 di Yogyakarta.

Dalam kunjungan ini, Samsul Hadi menyampaikan bahwa peserta Temu Nasional Pendamping UMKM Kedua, telah sepakat menetapkan tanggal lahir Proklamator Bapak Muhammad Hatta, 12 Agustus sebagai Hari UMKM. Penetapan tersebut dimaksudkan untuk menghargai Muhammad Hatta yang konsisten sebagai tokoh yang memperjuangkan ekonomi kerakyatan Indonesia.

“Hari UMKM diperlukan untuk meneguhkan kembali semangat berdaulat dan mengakselerasi kemandirian bangsa wujudkan kesejahteraan rakyat”, kata Samsul Hadi.

Prof. Dr. Meutia Farida Hatta atau yang akrab dipanggil Meutia Hatta, seorang ahli antropologi dan politikus Indonesia, yang juga mantan Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan Indonesia ke-7, selaku putri mantan wakil presiden dan proklamator Indonesia, Mohammad Hatta, menyambut baik kunjungan ini. “UMKM harus memiliki ruh koperasi yakni semangat bersama-sama menolong diri sendiri”, ungkap Meutia Hatta.

Meutia Hatta berharap penghargaan terhadap almarhum ayahanda, Bapak Muhammad Hatta, dengan memperingati tanggal lahir 12 Agustus sebagai Hari UMKM, dapat merawat sikap asah, asih, asuh dalam semangat gotong royong yang kuat, seperti yang senantiasa dipesankan oleh Bung Hatta.

Dalam kesempatan tersebut, Samsul Hadi juga menyampaikan dokumen lengkap hasil Kongres Nasional UMKM dan Temu Nasional Pendamping Kedua, di antaranya:
(1) Piagam Yogyakarta, (2) Deklarasi Hari UMKM, (3) Deklarasi Kode Etik Pendamping dan (4) Tri Dharma UMKM.

“Dalam waktu dekat kita juga akan menyampaikan hasil kongres UMKM ini kepada Presiden RI Joko Widodo dengan harapan pilar-pilar UMKM (pemerintah, akademisi, bisnis, pendamping, komunitas) bersinergi tingkatkan produktivitas dan daya saing UMKM guna atasi kesenjangan ekonomi dan turunkan jumlah rakyat miskin”, ungkap Samsul Hadi.

Dengan adanya usulan Hari UMKM ini, maka Bangsa Indonesia telah lengkap memiliki hari peringatan untuk gerakan Koperasi pada 12 Juli dan UMKM pada 12 Agustus, sebagai sarana untuk merawat dan membesarkan semangat ekonomi kerakyatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Protected by WP Anti Spam