Kemenkop Dan Bank Indonesia Kerjasama Tingkatkan Kapasitas KUMKM

Kementerian Koperasi dan UKM bersama Bank Indonesia (BI) sepakat mendukung pengembangan kapasitas pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil menengah (KUMKM) untuk meningkatkan produktivitas maupun pembeiayaan.
Kesepakatan tersebut tertuang dalam penandatanganan nota kesepakatan bersama yang dilakukan Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan bersama Gubernu BI Darmin Nasution di Gedung Bank Indonesia, hari ini.

Lingkup kerja sama antar kedua institusi tersebut mencakup : kegiatan pelatihan kepada personal Busniness Development Services Provider (BDSP) atau lembaga pengembangan bisnis. Termasuk Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) maupun lembaga incubator.

Lembaga pengembangan bisnis tersebut akan berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk membina Sumber Daya Manusia (SDM) koperasi dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) mencakup pelatihan bersama seperti seminar maupun melalui kegiatan sosialisasi.

Selain itu meningkatkan penelitian untuk mendukung pengembangan KUMKM serta fasilitasi dan koordinasi untuk mengembangkan lembaga pendukung atau program pengembangan yang masih terkait dengan berbagai bidang usaha mereka.
”Kesepakatan bersama ini merupakan bagian dari upaya mendukung pengembangan UMKM,” ujar Darmin Nasution pada acara penandatanganan kesepakatan bersama tersebut.

Penelitian yang dimaksud dalam kontek kerja sama adalah mencakup aspek pembiayaan, produktivitas, daya saing, nilai tambah, dan kualitas kerja KUMKM. Adapun fasilitasi yang diberikan mencakup penggunaan situs resmi Kemenkop dan UKM serta BI.

Berikutnya penguatan dalam menghadapi masyarakat ekonomi Eroopa (MEE) 2015, khususnya untuk mensosialisasikan standarisasi laporan keuangan dan pemeringkatan UMKM. Selain itu fasilitasi penyelenggaran intermediasi perbankan dengan lembaga keuangan non perbankan.

Fasilitasi lainnya berupa pelaksanaan linkage program antara bank umum dengan BPR maupun koperasi simpan pinjam (KSP), koperasi jasa keuangan syariah (KJKS), dan fasilitasi koordinasi pembentukan Perusahaan Penjaminan Kredit Daerah (PPKD) di daerah-daerah.

”Membicarakan UMKM tidak akan pernah ada habisnya, namun pada akhirnya hal yang terpenting, bagaimana selanjutnya mengimplementasikan kerja sama ini menjadi sinergi yang positif,” kata Darmin. (ra)

Sumber : Bisnis.Com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Protected by WP Anti Spam