Business Investment Forum IKM Furniture & Kelompok Hutan Rakyat

pb-forum pembiayaan mfp3

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jakarta, 4 Agustus 2015,Wirausaha Kehutanan Masyarakat (CBFE) dan Industri Kecil (IKM) baik yang perorangan maupun yang berbadan hukum merupakan kelompok yang paling rentan terkena dampak penerapan Permendag No. 95/2014 pada 1 Januari 2015. Selain akses informasi yang terbatas sebagian besar CBFE yang termasuk dalam kategori usaha kecil masih memiliki kendala besar untuk mendapatkan sertifikasi SVLK. Mayoritas CBFE masih terkendala oleh aspek perijinan yang diperlukan (75%) dan administrasi usaha termasuk tata usaha kayu – TUK (25%) yang merupakan persyaratan dasar untuk mendapatkan sertifikasi SVLK. Disamping itu sertifikasi SVLK juga harus bisa berkelanjutan dan CBFE harus bisa merasakan manfaat ekonomi dengan memiliki SVLK, apalagi yang melakukan ekspor.

Untuk mendukung keberlanjutan pengembangan usaha yang dilakukan oleh IKM, sistim pendukung pembiayaan usaha juga perlu disiapkan baik yang skala mikro maupun skala sedang dan besar. Untuk itu akses ke lembaga keuangan formal baik bank mapun non bank harus dibangun secara bersamaan. Untuk itu maka CBFE dan IKM perlu disiapkan tidak saja administrasi usaha tetapi juga perencanaan pengembangan dan jaringan pendukung pembiayaan.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI bekerjasama dengan MFP dan PEAC Bromo selenggarakan Business Investment Forum IKM Furniture & Kelompok Hutan Rakyat pada tanggal 4 Agustus 2015 mulai pukul 09.00 – 16.00 bertempat di ruang rimbawan 2 Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Persiapan yang telah dilaksanakan untuk CBFE dan IKM untuk mendukung kegiatan ini diantaranya:

  • Pelatihan Kewirausahaan untuk CBFE dan IKM sektor kehutanan pada bulan Februari 2015
  • Pelatihan Managemen Keuangan untuk CBFE dan IKM sektor kehutanan pada bulan April 2015
  • Pelatihan Perencanaan Bisnis untuk CBFE dan IKM sektor kehutanan pada bulan Mei 2015
  • Pelatihan Pemasaran dan Kubikasi untuk IKM Furniture pada Bulan Juni – Juli 2015
  • Mentoring dan konsultasi individu terkait Perizinan Usaha dan Managemen Keuangan kepada CBFE and IKM periode Januari – Juli 2015
  • Terdapat 15 IKM dan kelompok hutan rakyat dengan standart business plan yang sudah siap untuk mengikuti forum business to business

Tujuan Kegiatan Business Investment Forum IKM Furniture & Kelompok Hutan Rakyat adalah:

  • Memberikan informasi pembiayaan bagi Ikm furniture dan kelompok hutan rakyat
  • Menunjukkan potensi bisnis IKM furniture dan kelompok hutan rakyat
  • Membangun kolaborasi bisnis antara lembaga keuangan dan IKM furniture dan Kelompok Hutan Rakyat.

Kegiatan ini diikuti oleh:

  • 15 IKM Furniture yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali
  • 5 UMHR (Unit Manajemen Hutan Rakyat) yang berasal dari Gunung Kidul, Pati, Kulon Progo, Aceh

Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah :

  • Terinformasikannya skim pembiayaan yang relevan untuk pengembangan bisnis industri sektor kehutanan
  • Terinformasikannya potensi bisnis industri sektor kehutanan kepada lembaga keuangan
  • Terbangunnya sinergi dan kolaborasi efektif antara lembaga keuangan dan industri sektor kehutanan khususnya tersalurkannya pembiayaan dari lembaga keuangan kepada industri sektor kehutanan.

Narasumber atau lembaga keuangan yang dihadirkan merupakan kombinasi antara lembaga keuangan bank dan non bank. Beragammnya lembaga keuangan yang hadir diharapkan memberikan alternatif skimpembiayaan yang dapat di akses oleh IKM furniture dan kelompok hutan rakyat. Lembaga keuangan yang hadir adalah :

  • Pusat Pembangunan Hutan – BLU Kementerian Lingkungan Hidup & Kehutanan
  • PT Sosial Enterprener Indonesia
  • Bank Jatim
  • Bank Jateng

Kontak: Samsul Hadi,

0818-312-815

www.peacbromo.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Protected by WP Anti Spam