Bank Indonesia Resmikan PEAC Bromo

BANK INDONESIA RESMIKAN PEAC-BROMO

DALAM RANGKA FASILITASI USAHA KECIL MENENGAH

 

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Maulana Ibrahim meresmikan berdirinya PEAC BROMO (Promoting Enterprise Access to Credit) pada hari ini, 16 Desember 2004 di lantai 5 gedung Graha Pena, Surabaya. “PEAC BROMO ini merupakan salah satu wujud nyata atas beberapa kali penandatanganan MoU antara Bank Indonesia dengan Pemerintah dalam rangka penanggulangan kemiskinan melalui pemberdayaan dan pengembangan UMKM, khususnya dalam mendirikan lembaga yang dapat menjadi jembatan antara lembaga keuangan dengan UMKM,” jelas Maulana Ibrahim dalam sambutannya.

PEAC BROMO yang berperan sebagai jembatan penghubung antar UKM dengan lembaga keuangan yang ada di Jawa Timur ini merupakan perusahaan swasta berorientasi bisnis dengan pemegang saham antara lain Jawa Pos Grup, BDS Indonesia  – Jawa Timur, dan Manajemen PEAC-BROMO dengan dukungan bantuan teknis dari International Finance Corporation (IFC) dan Swisscontact.

Tujuan utamanya adalah meningkatkan kemampuan Business Development Service Provider (BDSP) atau konsultan UKM dalam memberikan jasa yang berkaitan dengan kredit UKM. Selain itu PEAC BROMO menawarkan linkage program, termasuk di dalamnya jasa  credit monitoring dan seminar-seminar yang berkaitan dengan industri yang terkait dengan UKM.  Lembaga ini diharapkan dapat mempercepat akses kredit perbankan ke UMKM.

“Peranan Bank Indonesia dalam upaya pemberdayaan UMKM dilakukan melalui empat pilar kebijakan dan strategi, yaitu kebijakan kredit perbankan, pemberian bantuan teknis, pengembangan kelembagaan dan kerjasama dengan Pemerintah. Dari sisi kebijakan kredit, perbankan didorong untuk memasukkan rencana penyaluran kredit UMKM ke dalam business plan perbankan,” lanjut Maulana.

Dalam pengembangan kelembagaan, Bank Indonesia mendorong  peran BPR sebagai executing agent atau  channelling agent dalam linkage program antara bank umum dengan BPR yang memiliki sumber daya manusia yang lebih terlatih dalam membina hubungan dengan nasabah mikro dan kecil. Selain itu Bank Indonesia juga mendorong pembentukan UKM Center di bank-bank umum untuk melayani kebutuhan nasabah UMKM.  Di bidang bantuan teknis, Bank Indonesia mengadakan berbagai pelatihan kepada staf bank pendamping UKM, penempatan konsultan PUKM di beberapa Kantor Bank Indonesia, serta penyediaan informasi melalui Sistem Informasi Pengembangan Usaha Kecil (SIPUK) di website Bank Indonesia

(http://web.archive.org/web/20050115140508/http://www.bi.go.id/).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Protected by WP Anti Spam